Perusakan dan Pencurian Baterai BTS oleh OTK di Kecamatan Rikit Gaib Yang Berdampak Pada Matinya Jaringan Di 5 Kecamatan di Kabupaten Gayo Lues.

  • Whatsapp
UPDATE COVID-19 NASIONAL

Global

Confirmed
240,687
+4,168
Deaths
9,448
+112
Recovered
174,350
Active
56,889
Last updated: 19 September 2020 - 9:37 pm (+07:00)

Gayo Lues. Mediacenter – Akibat dibakarnya salah satu Base Transceiver Station (BTS) di kecamatan Rikit Gaib oleh orang tidak dikenal (OTK), diperkirakan pada Jum’at malam (24/7), jaringan telkomsel di 5 kecamatan terkendala.

Dijelaskan Kadis Kominfo dan Persandian Kabupaten Gayo Lues Said Idris Wintareza, selain dilakukannya pengrusakan dan pembakaran, ada indikasi pencurian baterai pada Rectifier Sistem BTS yang berada di kecamatan Rikit Gaib.

“Dampak dari kerusakan ini, jaringan di kecamatan Terangun, Trife Jaya dan Blangjerango terganggu, sedangkan untuk kecamatan Rikit Gaib dan Pantan Cuaca Lost Sinyal”, demikian disampaikan Kadis Kominfo dan Persandian Kabupaten Gayo didamping Kabid E-Goverment dan TIK, Abdiansyah. SST, Senin (27/7).

Terkait persoalan ini, Dinas Kominfo sudah berkordinasi dengan pihak tekomsel, dan melakukan pengecekan secara langsung ke lokasi kejadian.

“Pihak telkomsel juga sudah membuat laporan kepada kepolisian mengenai tindak kejahatan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertangung jawab tersebut, dan Kami juga dari Dinas Kominfo terus melakukan koordinasi dengan pihak telkomsel dan kepada atasan tentang persoalan ini”, kata Said.

Kepada masyarakat yang terkena dampak matinya jaringan telkomsel, Kadis Kominfo berharap agar tetap bersabar selama dilakukannya berbaikan.

“Yang diperkirakan membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 3 minggu dan membutuhkan biaya sekitar 3-4 Milyar Rupiah, agar  jaringan bisa normal kembali”, sebut Said. (J,porang)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *